Sekolah Tinggi Teologi (STT) Providensia didirikan pada tanggal 5 Februari 1999 di Kota Batu, Jawa Timur. Pendirian STT Providensia merupakan bagian integral dari berdirinya Lembaga Kristen Providensia (LKP) yang selanjutnya bertransformasi menjadi Yayasan Kristen Providensia (YKP) sebagai Badan Penyelenggara Pendidikan. Kehadiran STT Providensia dan YKP tidak semata-mata dipandang sebagai hasil perencanaan manusia, melainkan sebagai perwujudan dari rencana Allah yang kekal, yang dinyatakan dalam sejarah melalui kehendak-Nya. Oleh karena itu, momentum pendirian STT Providensia dimaknai sebagai kairos Allah, yaitu waktu yang dipilih-Nya untuk menghadirkan lembaga pendidikan teologi yang relevan bagi gereja dan masyarakat. Dengan demikian, para pendiri dan pelaku sejarah dalam proses pendirian STT Providensia lebih tepat dipahami bukan sebagai inisiator utama, melainkan sebagai saksi yang dipakai Allah dalam penggenapan rencana-Nya.
Visi dan Misi
Visi STT Providensia yang diberikan oleh Tuhan adalah menjadi wadah pembinaan dan pendidikan teologi yang strategis untuk mempersiapkan, melatih, dan mendidik hamba-hamba Tuhan. Tujuannya adalah agar mereka siap memberitakan Kabar Baik, membangun iman umat, dan diutus ke dunia untuk menjalankan panggilan mereka. Visi ini didasari oleh Misi LKP, yaitu untuk memenuhi Amanat Kebudayaan (Kejadian 1:26-28) dan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus (Matius 28:19-20) melalui pendidikan teologi.
Motto
Motto STT Providensia yang merangkum visi tersebut adalah: “Memberitakan, Membangun, Mengutus.”
Motto ini mencerminkan komitmen STT Providensia untuk menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan spiritual dan pengutusan para lulusannya sebagai hamba-hamba Tuhan yang siap melayani di berbagai bidang pelayanan.
Bendera
Bendera STTP terdiri dari : Kain warna putih berukuran 1,5 x 1 meter yang di tengah-tengahnya tertera lambang STTP berwarna biru.
Nilai – Nilai Dasar Yayasan Kristen Providensia
- MEMULIAKAN KRISTUS : Kita ada untuk melayani kristus. Karena itu segala sesuatu
yang kita lakukan harus menyenangkan Dia. Karena itu di
dalam melaksanakan pekerjaan harus komit terhadap
Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dan Tuhan.
2. OTORITAS ALKITAB : Percaya bahwa Alkitab satu – satunya otoritas tertinggi bagi
iman dan kehidupan.
3. DOKTRIN ALKITABIAH : Menjaga kemurnian tradisi doktrin reformasi yang alkitabiah
dan memiliki relevansi serta bermakna.
4. MARTABAT MANUSIA : Setiap orang penting bagi Allah, dan karena itu penting bagi
kita untuk menghargai satu terhadap yang lain.
5. INTEGRITAS HIDUP : Senantiasa bersikap jujur, tulus, hormat dan rendah hati,
satunya perkataan dan perbuatan, memiliki relasi dan
tanggung jawab atas seluruh ciptaan serta menatalayani
ciptaan.
6. DEDIKASI PELAYANAN : Mendedikasikan setiap karunia secara optimal dan
bertanggung jawab dengan prinsip saling melengkapi sesuai
karunia masing-masing untuk pembangunan tubuh Kristus.
7. KOMITMEN PELAYANAN : Mengutamakan komitmen kelembagaan diatas komitmen
pribadi dengan tidak mengorbankan kepentingan
kelembagaan dan pribadi.

Lambang & Makna STTP
Identitas visual yang merepresentasikan nilai, iman, dan misi pelayanan STTP.
Lambang STTP
- Lingkaran luar berbentuk bulatan
- Segitiga di dalam lingkaran
- Alkitab yang terbuka
- Tulisan Matius 28:19–20
- Warna biru
Makna Lambang
Menggambarkan kebenaran yang utuh dan sempurna.
Menggambarkan Allah Tritunggal sebagai pusat penyembahan.
Sumber pengajaran, pemberitaan, kehidupan, dan pedoman hidup adalah Firman Tuhan.
Menggambarkan Amanat Agung dan misi STTP.
Menggambarkan kedamaian dan kesejahteraan.

