
SMP Swasta Kristen Providensia Fahasaradodo turut memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan cara khas sekolah: sederhana namun sarat makna. Karena di kecamatan tidak ada perayaan resmi tahun ini, seluruh rangkaian kegiatan digelar di lingkungan sekolah sebagai wujud cinta tanah air dan komitmen generasi muda untuk melanjutkan cita-cita kemerdekaan.
Kegiatan dimulai dengan upacara bendera pagi hari yang diikuti seluruh siswa dan staf. Dalam suasana khidmat, teks Sumpah Pemuda dibacakan bersama, diikuti lagu kebangsaan dan paduan suara siswa menampilkan lagu patriotik. Selain upacara, sekolah mengadakan serangkaian acara edukatif dan kreatif: orasi singkat dari perwakilan OSIS tentang peran pemuda hari ini, lomba pembacaan teks proklamasi dan pantun perjuangan, serta pameran karya siswa bertema “Cinta Tanah Air”. Ada pula sesi doa bersama yang mencerminkan karakter sekolah sebagai lembaga Kristen, meminta hikmat agar siswa menjadi generasi yang bertanggung jawab dan berbakti kepada bangsa.
Kepala sekolah menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan kesempatan mendidik rasa kebangsaan dan tanggung jawab sosial. Para guru memanfaatkan momen untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan kerja keras nilai-nilai yang relevan bagi pembangunan karakter siswa. Siswa terlihat antusias: beberapa menampilkan tari daerah, sebagian lain mempresentasikan proyek kecil tentang sejarah gerakan pemuda, menunjukkan bahwa cinta tanah air bisa diwujudkan lewat kreativitas dan aksi nyata, bukan hanya retorika.
Walau perayaan berlangsung di lingkungan sekolah, pesan yang timbul jelas: semangat Sumpah Pemuda hidup dalam tindakan sehari-hari. Dengan nyala semangat yang sama, SMP Providensia Fahasaradodo berharap alumninya kelak akan menjadi pemuda-pemudi yang membangun negeri berkualitas, berintegritas, dan mencintai Indonesia.


