Sekolah Tinggi Teologi (STT) Providensia kembali menggelar Ibadah Doa dan Puasa sebagai salah satu bentuk pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan di lingkungan kampus pada selasa 04 November 2025. Kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh sivitas akademika mulai dari dosen, staf, hingga mahasiswa untuk bersama-sama datang ke hadapan Tuhan dalam kesatuan hati, memohon pembaruan iman, dan memperdalam komitmen pelayanan.
Acara berlangsung dengan penuh kesederhanaan namun sarat makna di kapel STT Providensia, Kota Batu, Jawa Timur. Dengan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para peserta diajak untuk menenangkan diri di hadapan Tuhan melalui pujian, penyembahan, pembacaan Firman, serta doa syafaat. Dalam foto yang diambil saat ibadah, terlihat beberapa dosen dan mahasiswa berdiri bersama di depan jemaat, memimpin doa dan pujian dengan kerendahan hati dan sukacita rohani.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi rutinitas rohani, tetapi juga sarana pembentukan karakter rohani mahasiswa teologi. Melalui ibadah dan puasa, setiap peserta diajak untuk merenungkan panggilan mereka sebagai calon pelayan Tuhan, serta menundukkan diri di bawah kehendak Allah. Dalam momen-momen doa bersama, berbagai pokok doa dinaikkan mulai dari pergumulan pribadi, pelayanan gereja, hingga keberlangsungan pendidikan di STT Providensia.
Salah satu mahasiswa yang turut berpartisipasi menyampaikan, “Melalui doa dan puasa bersama ini, kami belajar untuk lebih peka terhadap suara Tuhan dan saling menopang dalam kasih persaudaraan.” Ungkapan ini menggambarkan esensi kegiatan yang bukan hanya mempererat relasi dengan Tuhan, tetapi juga membangun solidaritas rohani di antara komunitas akademik.
Ibadah Doa dan Puasa STT Providensia mencerminkan nilai-nilai utama yang dihidupi lembaga ini ketaatan kepada Firman, kesetiaan dalam doa, dan dedikasi untuk pelayanan. Dengan semangat tersebut, STT Providensia terus berkomitmen membentuk pemimpin rohani yang memiliki integritas, spiritualitas mendalam, dan kepekaan sosial yang tinggi di tengah dunia yang terus berubah.


